Jenis-Jenis Baja Ringan dan Fungsinya Masing-Masing
October 12, 2026
0 Comments
Jenis-Jenis Baja Ringan dan Fungsinya Masing-Masing
Baja ringan kini jadi pilihan utama rangka atap karena kuat, ringan, anti rayap, dan tidak lapuk. Tapi baja ringan bukan satu jenis saja. Setiap profil punya fungsi sendiri, dan salah memilih bisa membuat rangka atap tidak awet. Berikut jenis yang paling sering dipakai.
1. Kanal C
Profil berbentuk huruf C ini adalah tulang punggung rangka atap. Kanal C dipakai untuk kuda-kuda, kaki kuda-kuda, dan balok penahan beban utama. Karena menahan beban atap, ketebalannya paling berpengaruh pada kekuatan struktur. Ketebalan yang umum dipakai adalah 0,75 mm.
2. Reng
Reng dipasang melintang di atas kuda-kuda sebagai dudukan penutup atap seperti genteng metal, genteng keramik, atau genteng beton. Profilnya lebih tipis dan ramping dari kanal C, tapi fungsinya menjaga jarak dan kedudukan penutup atap tetap rapi.
3. Purlin
Purlin (gording) dipasang melintang di atas kuda-kuda untuk menopang penutup atap pada bangunan bentang lebar seperti gudang, pabrik, sekolah, dan masjid. Bentuknya bisa C atau Z. Pada proyek besar, purlin yang kuat dan presisi sangat menentukan keamanan atap.
4. Kanal U
Kanal U sering dipakai sebagai pelengkap, misalnya sebagai track atau rel penguat sambungan pada rangka dinding dan plafon.
Cara Memilih yang Tepat
Sesuaikan fungsi. Rangka struktur pakai kanal C atau purlin, bukan hollow plafon.
Cek ketebalan. Ketebalan dan mutu baja menentukan daya tahan terhadap beban.
Pilih yang bersertifikat SNI. Baja ringan berstandar SNI lebih terjamin kualitas lapisan anti-karatnya dan kekuatannya.
Pikirkan jangka panjang. Selisih harga baja ringan murah dan berkualitas tidak sebanding dengan biaya perbaikan atap bertahun-tahun kemudian.
Dengan memahami fungsi tiap jenis, kamu bisa memilih rangka atap yang lebih aman, hemat, dan awet.