Selain ukuran bangunan, ada beberapa hal teknis yang membuat jawaban atas pertanyaan berapa banyak baja ringan untuk atap rumah 6×8 bisa bervariasi antar satu rumah dengan rumah lainnya.
Bentuk dan Kemiringan Atap
Atap model pelana (dua sisi) jauh lebih hemat material dibanding model limas atau perisai yang memiliki banyak sudut potong. Selain itu, semakin curam kemiringan atap, maka luas permukaannya semakin besar, yang otomatis menambah jumlah batang baja ringan yang diperlukan.
Jenis Penutup Atap
Apakah Anda akan menggunakan genteng tanah liat, genteng metal, atau asbes? Genteng tanah liat jauh lebih berat, sehingga membutuhkan rangka baja ringan yang lebih rapat dan tebal.
Jika Anda memilih genteng metal yang ringan, jarak rangka bisa sedikit lebih renggang, sehingga Anda bisa lebih berhemat.
Jarak Antar Rangka
Keamanan adalah prioritas kami. Meski ingin hemat, jangan terlalu merenggangkan jarak kuda-kuda atau reng. Jarak yang terlalu lebar berisiko membuat atap melandai atau bahkan roboh.
Selalu konsultasikan dengan tukang ahli untuk menentukan jarak terbaik sesuai dengan jenis penutup atap Anda.
Menghitung berapa banyak baja ringan untuk atap rumah 6×8 memang butuh ketelitian, namun dengan panduan di atas, Anda kini memiliki gambaran kasar untuk belanja material. Kualitas rangka atap adalah investasi jangka panjang untuk keamanan keluarga Anda.
Oleh karena itu, kami sangat merekomendasikan Anda untuk menggunakan produk baja ringan Taso dari Tatalogam.
Sebagai pionir baja ringan di Indonesia, produk Taso dari Tatalogam sudah teruji kekuatannya, memiliki sertifikasi SNI, dan menggunakan bahan Hi-Ten yang anti karat. Jangan pertaruhkan keamanan rumah Anda dengan produk tanpa merek.
Pilih yang pasti berkualitas agar atap rumah Anda kokoh bertahan hingga puluhan tahun. Hubungi kami untuk informasi lebih lanjut mengenai produk baja ringan terbaik untuk hunian Anda.